Parameter dan penyakit

Panduan Nilai Lab Darah dan Penyakitnya

Halaman ini mengumpulkan parameter yang benar-benar dicetak pada laporan laboratorium di Indonesia, dengan urutan yang sama seperti di lembar hasil. Ditujukan bagi siapa pun yang memegang hasil MCU atau hasil lab dari puskesmas dan ingin tahu setiap baris itu mengukur apa.

Parameter laboratorium

Seluruh parameter sesuai urutan di lembar hasil

Lembar hasil hampir selalu dibuka dengan hematologi lengkap dan ditutup dengan hormon, vitamin, serta penanda radang. Enam blok di bawah ini mengikuti urutan itu, jadi Anda bisa menyandingkannya langsung dengan lembar hasil sendiri tanpa perlu mencari-cari baris.

Hematologi lengkap

Hemoglobin Hb, HGB
Pigmen pengangkut oksigen di dalam sel darah merah; dasar penegakan anemia, dan batas bawahnya berbeda antara pria dan wanita. Baca panduan
Hematokrit Ht, HCT
Persentase volume darah yang berupa sel; turun pada anemia, tetapi tampak tinggi menipu ketika tubuh kekurangan cairan. Baca panduan
Eritrosit RBC, sel darah merah
Jumlah sel darah merah per mikroliter; jarang berarti sendiri, baru berbicara bersama hemoglobin dan indeks eritrosit. Baca panduan
Volume eritrosit rata-rata MCV
Ukuran rata-rata sel darah merah; mengecil pada kekurangan besi dan talasemia, membesar pada kekurangan vitamin B12. Baca panduan
Hemoglobin eritrosit rata-rata MCH
Kandungan hemoglobin di setiap sel darah merah; biasanya bergerak searah MCV dan memperkuat dugaan jenis anemia. Baca panduan
Konsentrasi hemoglobin eritrosit MCHC
Kepadatan hemoglobin di dalam sel; membantu memilah anemia hipokrom dari normokrom dan jarang berubah tanpa MCH. Baca panduan
Lebar distribusi eritrosit RDW
Keseragaman ukuran sel darah merah; sering naik lebih dulu daripada MCV saat cadangan besi mulai menipis. Baca panduan
Leukosit WBC, sel darah putih
Jumlah total sel darah putih; naik pada infeksi bakteri, justru turun pada demam berdarah dan demam tifoid. Baca panduan
Trombosit PLT, platelet
Sel pembeku darah; penurunannya yang cepat khas demam berdarah dan perlu dipantau berulang, bukan sekali ukur. Baca panduan
Laju endap darah LED, ESR
Kecepatan sel darah merah mengendap dalam tabung; bergerak lambat sehingga cocok memantau peradangan yang berlangsung lama. Baca panduan

Hitung jenis leukosit

Basofil
Fraksi terkecil sel darah putih; sedikit meningkat pada reaksi alergi dan pada sebagian gangguan sumsum tulang. Baca panduan
Eosinofil
Sel yang menanggapi alergi dan infeksi cacing; masih sering meninggi di Indonesia karena infeksi parasit usus. Baca panduan
Neutrofil segmen
Pemakan bakteri utama; proporsinya naik pada infeksi bakteri, pemakaian kortikosteroid, dan stres fisik berat. Baca panduan
Limfosit
Sel pertahanan terhadap virus; proporsinya meninggi pada infeksi virus dan pada masa pemulihan demam berdarah. Baca panduan
Monosit
Pembersih jaringan yang meradang; ikut naik pada infeksi yang berlangsung lama seperti tuberkulosis dan tifoid. Baca panduan

Fungsi hati dan saluran empedu

SGOT AST
Enzim hati yang juga ada di otot jantung dan otot rangka, sehingga bisa naik setelah olahraga berat.
SGPT ALT
Enzim yang paling khas untuk sel hati; kenaikan ringan paling sering berasal dari perlemakan hati.
Gamma-GT GGT
Enzim saluran empedu yang peka terhadap alkohol dan obat; memastikan kenaikan alkali fosfatase berasal dari hati.
Alkali fosfatase ALP
Enzim saluran empedu dan tulang; meninggi pada sumbatan empedu dan secara wajar pada anak yang sedang tumbuh.
Bilirubin total
Sisa pemecahan hemoglobin; menumpuk pada sumbatan empedu, gangguan sel hati, atau pemecahan sel darah berlebihan.
Bilirubin direk
Bagian bilirubin yang sudah diolah hati; mendominasi pada sumbatan empedu, bukan pada sindrom Gilbert yang jinak.
Protein total
Jumlah seluruh protein serum; bergeser pada penyakit hati, kebocoran protein di ginjal, dan asupan gizi kurang.
Albumin
Protein utama yang diproduksi hati; turun pada penyakit hati lanjut, kebocoran ginjal, dan peradangan berkepanjangan.

Fungsi ginjal, asam urat, dan elektrolit

Ureum BUN
Sisa metabolisme protein yang dibuang ginjal; ikut naik saat dehidrasi dan setelah makan protein tinggi.
Kreatinin
Sisa kerja otot yang disaring ginjal; dipengaruhi massa otot, jadi selalu dibaca bersama nilai eGFR.
Laju filtrasi glomerulus perkiraan eGFR
Perkiraan kemampuan penyaringan ginjal dari kreatinin, umur, dan jenis kelamin; angka inilah dasar stadium penyakit ginjal.
Asam urat
Hasil pemecahan purin; kadar tinggi belum berarti gout karena banyak orang tidak pernah merasakan gejala.
Natrium Na
Elektrolit penentu keseimbangan cairan; lebih mencerminkan kadar air tubuh daripada banyaknya garam yang dimakan.
Kalium K
Elektrolit pengatur irama jantung; sampel yang lama tertunda atau terguncang bisa memberi hasil tinggi palsu.
Klorida Cl
Elektrolit pendamping natrium; dipakai menilai gangguan keseimbangan asam basa bersama natrium dan kalium.

Gula darah dan profil lemak

Gula darah puasa GDP
Kadar glukosa setelah delapan jam tanpa makan; satu hasil di batas harus diulang sebelum disimpulkan apa pun.
Gula darah 2 jam setelah makan GD2PP
Glukosa dua jam sesudah makan atau beban gula; menangkap gangguan yang lolos dari gula darah puasa.
Hemoglobin A1c HbA1c
Rata-rata gula darah dua sampai tiga bulan terakhir; tidak terganggu makan semalam, tetapi menipu saat anemia.
Kolesterol total
Jumlah seluruh kolesterol darah; angka kasar yang baru bermakna setelah dipilah menjadi LDL dan HDL.
Kolesterol HDL
Kolesterol yang membawa lemak kembali ke hati; kadar rendah biasanya menyertai sindrom metabolik dan trigliserida tinggi.
Kolesterol LDL
Kolesterol yang menumpuk di dinding pembuluh darah; target angkanya berbeda menurut risiko jantung tiap orang.
Trigliserida
Lemak darah yang paling dipengaruhi makanan dan alkohol; wajib diambil setelah puasa penuh agar tidak menyesatkan.

Hormon, zat besi, vitamin, dan penanda radang

Hormon perangsang tiroid TSH
Perintah dari otak ke kelenjar tiroid; penanda yang paling awal bergeser ketika tiroid mulai terganggu.
Free T4 FT4
Hormon tiroid bentuk aktif yang bebas beredar; menunjukkan seberapa berat gangguan yang sudah diisyaratkan TSH.
Besi serum SI
Besi yang sedang beredar dalam darah; naik turun dalam sehari, jadi tidak mewakili cadangan besi tubuh.
Kapasitas ikat besi total TIBC
Kemampuan darah mengikat besi; meninggi justru ketika cadangan besi kosong, karena protein pengangkut dibuat lebih banyak.
Saturasi transferin
Persentase protein pengangkut besi yang terisi; turun lebih dahulu sebelum hemoglobin ikut menurun.
Ferritin
Gambaran cadangan besi tubuh; nilai rendah memastikan kekurangan besi, tetapi peradangan bisa menaikkannya secara menipu.
Vitamin D 25-OH
Bentuk simpanan vitamin D; kekurangannya tetap sering ditemukan di Indonesia meski sinar matahari berlimpah sepanjang tahun.
Vitamin B12
Vitamin untuk saraf dan pembentukan sel darah; kekurangannya membesarkan sel darah merah dan menimbulkan kesemutan.
Asam folat
Vitamin pembentuk sel darah; kekurangannya memberi gambaran anemia yang sangat mirip dengan kekurangan vitamin B12.
C-reactive protein CRP
Penanda peradangan akut; naik cepat pada infeksi bakteri namun tidak pernah menunjukkan lokasi peradangannya.

Penyakit dan kondisi

Parameter mana yang menonjol pada penyakit apa

Daftar berikut memakai nama yang biasa diketikkan orang di kolom pencarian. Setiap ringkasan menjelaskan sumbangan pemeriksaan darah terhadap gambaran penyakit itu; tidak ada satu pun yang menegakkan diagnosis sendiri, karena pemeriksaan fisik dokter dan bila perlu pencitraan yang melengkapinya.

Anemia defisiensi besi

Penyebab anemia paling sering di Indonesia, terutama pada remaja putri, ibu hamil, dan wanita dengan haid banyak. Hemoglobin rendah bersama MCV yang mengecil mengarahkan dugaan, sedangkan ferritin dan saturasi transferin yang memastikan cadangan besi benar-benar kosong.

HemoglobinVolume eritrosit rata-rataLebar distribusi eritrositFerritinSaturasi transferin

Talasemia dan pembawa sifat talasemia

Kelainan bawaan yang cukup banyak di Indonesia dan sering tertukar dengan kekurangan besi karena sel darah merahnya sama-sama kecil. Petunjuknya adalah MCV sangat rendah padahal ferritin normal; kepastiannya hanya dari elektroforesis hemoglobin dan riwayat keluarga.

Volume eritrosit rata-rataHemoglobinEritrositFerritinLebar distribusi eritrosit

Anemia kekurangan vitamin B12 dan asam folat

Sering datang dengan lemas, lidah terasa panas, dan kesemutan di tangan atau kaki. MCV yang membesar membuat arah pemeriksaan bergeser ke sini, lalu kadar vitamin B12 dan asam folat menunjukkan vitamin mana yang kurang.

Volume eritrosit rata-rataVitamin B12Asam folatHemoglobin

Demam berdarah dengue

Pada demam hari ketiga sampai kelima, kombinasi trombosit yang turun cepat, hematokrit yang naik, dan leukosit yang justru rendah sangat khas. Yang menentukan bukan satu hasil, melainkan arah perubahannya pada pemeriksaan berulang tiap hari beserta kondisi klinis pasien.

TrombositHematokritLeukositLimfosit

Demam tifoid

Demam yang naik bertahap lebih dari seminggu membuat tifoid masuk pertimbangan. Darah lengkap biasanya menunjukkan leukosit normal atau rendah dengan monosit meninggi, tetapi pembuktiannya perlu kultur darah atau pemeriksaan serologi, bukan darah lengkap saja.

LeukositMonositTrombositLaju endap darah

Infeksi bakteri akut dan peradangan

Pemeriksaan darah membantu menjawab seberapa berat peradangannya dan lebih condong ke bakteri atau ke virus. CRP tinggi bersama neutrofil yang meninggi lebih cocok dengan infeksi bakteri, sedangkan limfosit yang relatif naik lebih sesuai dengan infeksi virus.

C-reactive proteinLeukositNeutrofil segmenLimfositLaju endap darah

Prediabetes dan diabetes tipe 2

Gula darah puasa, gula darah dua jam setelah makan, dan HbA1c bersama-sama menggambarkan bagaimana metabolisme gula berjalan selama berbulan-bulan. Hasil yang berada di batas harus diulang dan dinilai dokter sebelum dijadikan diagnosis.

Gula darah puasaGula darah 2 jam setelah makanHemoglobin A1cTrigliserida

Resistensi insulin dan sindrom metabolik

Lingkar perut, tekanan darah, dan hasil laboratorium membentuk gambaran ini bersama-sama. Pada lembar hasil biasanya menonjol trigliserida tinggi dengan HDL rendah, HbA1c yang mulai naik, dan gamma-GT yang sedikit meninggi.

TrigliseridaKolesterol HDLHemoglobin A1cGula darah puasaGamma-GT

Dislipidemia

Kolesterol dan trigliserida tinggi hampir tidak menimbulkan keluhan, jadi nyaris selalu ketahuan lewat MCU. Yang menentukan bukan kolesterol total, melainkan kadar LDL yang dinilai menurut risiko penyakit jantung masing-masing orang.

Kolesterol LDLKolesterol HDLTrigliseridaKolesterol total

Perlemakan hati non-alkohol

Penyebab paling umum SGPT yang meninggi ringan pada hasil MCU dan biasanya ditemukan tanpa sengaja. Kemungkinannya bertambah bila SGPT dan gamma-GT naik bersamaan dengan trigliserida tinggi dan HbA1c yang mulai bergerak; kepastiannya dari USG perut.

SGPTGamma-GTTrigliseridaHemoglobin A1cSGOT

Hepatitis B kronik

Prevalensinya masih tinggi di Indonesia dan sering berjalan bertahun-tahun tanpa keluhan. Status infeksinya hanya ditentukan pemeriksaan HBsAg dan penanda virus lain, sementara SGPT, albumin, dan trombosit menggambarkan seberapa jauh hati sudah terpengaruh.

SGPTSGOTAlbuminTrombositBilirubin total

Sumbatan saluran empedu

Mata menguning, kulit gatal, dan air seni berwarna gelap mengarah ke sini. Pada hasil lab, alkali fosfatase dan gamma-GT naik bersamaan dan sebagian besar kenaikan bilirubin berasal dari bilirubin direk; letak sumbatannya hanya terlihat lewat pencitraan.

Alkali fosfataseGamma-GTBilirubin direkBilirubin totalSGPT

Penyakit ginjal kronik

Ginjal bisa kehilangan fungsinya bertahun-tahun tanpa keluhan sedikit pun. Penurunan eGFR yang bertahan minimal tiga bulan bersama kebocoran protein di urine yang menentukan stadiumnya; satu hasil kreatinin saja tidak cukup untuk itu.

KreatininLaju filtrasi glomerulus perkiraanUreumKaliumHemoglobin

Asam urat tinggi dan gout

Asam urat tinggi saja belum berarti gout, sebab banyak orang tidak pernah mengalami serangan. Saat serangan berlangsung asam urat bahkan bisa terlihat normal, sedangkan CRP dan leukosit mencerminkan peradangan yang terjadi di sendi.

Asam uratC-reactive proteinLeukositKreatininLaju endap darah

Hipotiroid dan hipertiroid

Lemas, berat badan naik, dan tidak tahan dingin mengarah ke tiroid yang kurang aktif; berdebar, gelisah, dan berat badan turun ke arah sebaliknya. TSH adalah petunjuk pertama, sedangkan free T4 menunjukkan seberapa berat gangguan itu.

Hormon perangsang tiroidFree T4Kolesterol totalHemoglobin

Kekurangan vitamin D

Dikaitkan dengan nyeri tulang, otot lemah, dan rasa lelah, dan ternyata tetap umum di negara tropis seperti Indonesia. Yang diukur adalah bentuk simpanannya, yaitu vitamin D 25-OH, sementara alkali fosfatase memperlihatkan apakah metabolisme tulang sudah ikut terganggu.

Vitamin D 25-OHAlkali fosfataseProtein total

Unggah hasil lab Anda, baca artinya dalam bahasa Indonesia

Kirimkan lembar hasil laboratorium dalam bentuk PDF atau foto. Analisisnya menempatkan setiap parameter pada rentang rujukan yang tercetak di lembar Anda sendiri, menjelaskan penyimpangan bersama parameter lain yang berkaitan, dan menandai hal apa yang sebaiknya ditanyakan kepada dokter.

Mulai analisis hasil lab gratis

Analisis ini bersifat informasi kesehatan, bukan diagnosis, dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.

Pertanyaan yang sering diajukan

Tentang nilai lab dan lembar hasil MCU

Rentang rujukan mencakup sembilan puluh lima persen orang sehat di bagian tengah sebaran. Artinya satu dari setiap dua puluh orang yang benar-benar sehat tetap keluar dari rentang itu tanpa sakit apa pun. Karena itu satu nilai yang lewat batas sedikit, pada orang tanpa keluhan, biasanya hanya perlu diulang, bukan dikhawatirkan. Yang benar-benar bermakna adalah ketika beberapa parameter yang saling berhubungan bergerak ke arah yang sama, atau ketika satu parameter terus bergeser ke arah yang sama pada beberapa kali pemeriksaan.

Ya, keduanya enzim yang sama dengan nama lama. SGPT sama dengan ALT dan SGOT sama dengan AST dalam penamaan internasional. Sebagian laboratorium di Indonesia masih mencetak nama lama, sebagian memakai singkatan baru, dan tidak sedikit yang menulis keduanya berdampingan. SGPT lebih khas untuk sel hati, sedangkan SGOT juga terdapat di otot jantung dan otot rangka sehingga bisa naik setelah olahraga berat. Dibaca bersama gamma-GT, perbandingan ketiga enzim inilah yang menentukan arah penafsiran.

Untuk hematologi lengkap tidak perlu. Puasa delapan sampai dua belas jam diminta untuk gula darah puasa, trigliserida, dan profil lemak lengkap. Minum air putih tetap diperbolehkan dan justru dianjurkan agar pengambilan darah lebih mudah. Waktu pengambilan juga berpengaruh: besi serum sebaiknya diambil pagi karena berfluktuasi sepanjang hari, dan kopi manis atau teh manis di pagi hari sudah cukup membuat hasil gula darah puasa tidak sah.

Karena rentang rujukan bergantung pada alat dan metode yang dipakai laboratorium tersebut. Ketika laboratorium mengganti sistem pemeriksaannya, batas-batas itu berubah walaupun tidak ada yang berubah di dalam tubuh Anda. Karena itu bandingkan sebuah nilai selalu dengan rentang yang tercetak di samping angka pada lembar hasil Anda, bukan dengan tabel yang ditemukan di internet. Jika Anda memantau sesuatu secara berkala, sebisa mungkin gunakan laboratorium yang sama supaya perubahan yang terlihat benar-benar berasal dari tubuh.

Gula darah puasa adalah satu potret pada saat darah diambil, sehingga dipengaruhi makan malam sebelumnya, kurang tidur, stres, dan penyakit yang sedang berlangsung. HbA1c mencerminkan rata-rata dua sampai tiga bulan terakhir sehingga tidak terpengaruh naik turunnya harian. Keduanya dibaca bersama akan memberi gambaran yang lebih dapat dipercaya. Perlu diingat, anemia, kehamilan, talasemia, dan beberapa kelainan darah lain dapat membuat HbA1c menyesatkan; dalam keadaan itu dokter akan meminta pemeriksaan lain.

Tidak. Hasil yang bersih memang membuat beberapa kemungkinan menjadi kecil, misalnya anemia yang nyata atau infeksi bakteri yang sedang berlangsung, tetapi tidak menyingkirkan tumor maupun banyak penyakit kronik lain. Keluhan yang menetap harus tetap ditelusuri dokter meskipun seluruh nilai laboratorium berada dalam rentang rujukan. Pemeriksaan darah adalah satu bagian penting dari gambaran kesehatan, bukan keseluruhannya.

Sumber & bacaan lanjutan

Artikel ini adalah informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. Selalu bicarakan hasil Anda dengan dokter.